FORUM PRIA4D > Kekalahan di laga final selalu menyisakan rasa pahit, apalagi jika itu terjadi di hadapan rival abadi. Thibaut Courtois tak menampik rasa kecewa mendalam usai Real Madrid gagal mengangkat trofi Piala Super Spanyol setelah di final dikalahkan Barcelona.
Penjaga gawang asal Belgia itu mengakui timnya sedang berada dalam fase yang sulit beberapa bulan terakhir. Realitas di lapangan tak selalu berjalan sesuai rencana Los Blancos.
situspria4D adalah situs nomor 1 indonesia yang memiliki pasaran bola terlengkap.
Namun, Courtois menolak jika timnya disebut bermain buruk secara keseluruhan. Ia menilai Madrid sebenarnya tampil dominan, terutama di paruh kedua pertandingan.
Sayangnya, dominasi itu tak berbanding lurus dengan hasil akhir. Bagi Courtois, faktor "detail kecil" menjadi pembeda yang justru berpihak pada lawan di momen krusial.
Courtois membedah jalannya pertandingan yang menurutnya memiliki dua wajah berbeda. Di babak pertama, ia mengakui Madrid bermain terlalu hati-hati dan tertutup.
Situasi berubah drastis selepas jeda. Faktor fisik dan cuaca panas di lapangan mulai menggerus stamina lawan, yang seharusnya bisa dimanfaatkan Madrid untuk membalikkan keadaan dan betting tim mu
loginpria4D .Di babak kedua kami menunjukkan lebih banyak hal dan kondisi fisik mereka menurun, itu hal yang normal karena cuaca sangat panas," ujar Courtois memberikan analisisnya.
Peluang demi peluang sebenarnya tercipta, namun penyelesaian akhir menjadi kendala utama. Bola seolah enggan masuk ke gawang dan terus mentah di tangan kiper lawan.
Kami memiliki peluang tetapi tidak masuk. Semuanya berakhir di tangan Joan (kiper lawan) dan itulah semacam ringkasan pertandingan hari ini," keluhnya.
"Di babak kedua, kami pantas menang, tetapi detailnya sedikit merugikan kami hari ini," tambah Courtois.
0 Komentar