Marco Bezzecchi Tahu Diri kalau Saingannya Marc Marquez, Murid Valentino Rossi Belum Selevel walau Sensasional Akhiri MotoGP 2025

FORUM PRIA4D - Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, merendah ketika ditanya soal kemungkinan dirinya menyamai level Marc Marquez usai menang di MotoGP Valencia 2025. Rangkaian MotoGP 2025 berhasil ditutup dengan sensasional oleh Bezzecchi yang menunjukkan performa ciamik pada seri terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Jebolan akademi balap milik Valentino Rossi, VR46 Riders Academy tersebut tampil mumpuni di atas motor RS-GP di MotoGP Valencia 2025 akhir pekan kemarin sejak hari pertama. Pole position alias start terdepan berhasil digenggam Bezzecchi meski hal itu gagal dia manfaatkan untuk meraih podium tertinggi di sesi sprint race.

Akan tetapi, rekan setim Jorge Martin tersebut sukses menebusnya saat turun pada sesi balapan utama yang berdurasi 27 lap dengan merebut kemenangan. Kemenangan di balapan pamungkas musim ini tersebut mengantarkan Bezzecchi mengunci peringkat ketiga di klasemen akhir MotoGP 2025. Selain itu, torehan ini juga menambah kesan kompetitifnya di mana dia berhasil mengamankan delapan podium dengan tiga kemenangan dalam sesi Grand Prix. Apa yang ditunjukkan Bezzecchi sepanjang akhir pekan MotoGP Valencia 2025 kemarin turut membawa harapan baru bagi Aprilia pada musim depan. Pabrikan asal Noale, Italia itu mulai berani bermimpi untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia mendatang dan menghentikan laju dominasi Ducati.

Keinginan tersebut juga diungkapkan oleh pembalap berusia 27 tahun itu sendiri usai memenangkan balapan penutup dalam kalender MotoGP 2025. Bezzecchi sangat ingin menyudahi dominasi Ducati yang musim ini terasa begitu gila dengan duet Marc Marquez dan Francesco Bagnaia di tim pabrikan. Meski Bagnaia sedang kesulitan, mahkota gelar juara masih menjadi milik pasukan Borgo Panigale melalui sepak terjang Marquez yang susah dilawan. Ya, Si Alien bahkan sudah mengunci gelar juara dunia musim ini di Jepang ketika kalender masih menyisakan lima balapan lagi.

Meski dia harus mengakhiri musim lebih dini karena cedera usai kecelakaan di Mandalika, Indonesia, hal itu tak berdampak banyak baginya. Mentalitas yang sudah tertata inilah yang ingin dibawa Bezzecchi untuk bisa menandingi Ducati bersama Marquez pada MotoGP 2026 mendatang. Di sisi lain, Bezzecchi sepenuhnya menyadari bahwa mengalahkan Ducati adalah hal yang sulit dilakukan terlebih mereka akan menjadi tim favorit musim depan. "Kami ingin bisa menyaingi Ducati, tetapi setiap tahun adalah cerita baru dan tidak ada yang bisa dianggap remeh," kata Bezzecchi, dilansir dari DiarioAS. "Kami harus mempertahankan mentalitas untuk terus bekerja keras." "Ducati akan memulai musim baru sebagai favorit," tuturnya menambahkan. Berkaca dari performa Marquez musim ini, Bezzecchi masih merasa dia belum berada di level yang sama meski mampu tampil gemilang. "Marquez telah memenangkan gelar juara dunia saat musim ini menyisakan lima seri balapan," kata Bezzecchi. "Jadi dua kemenangan saja tidak cukup untuk menganggap saya selevel dengannya," imbuhnya.

0 Komentar