Barcelona dan Hobi Menang dengan Skor 2-0
Januari 04, 2026
FORUM PRIA4D - Jamie Carragher menyebut Jadon Sancho sebagai rekrutan terburuk Manchester United. Meski dibeli dengan harga mahal, Sancho gagal menunjukkan performa yang diharapkan dan kerap menimbulkan masalah.
Sancho pernah dianggap sebagai salah satu bakat terbesar Inggris saat bersinar bersama Borussia Dortmund. Penampilan gemilangnya di Dortmund membuat Manchester United tertarik memboyongnya pada 2021.
MU rela mengeluarkan dana sebesar 85 juta euro untuk merekrut Sancho yang saat itu baru berusia 21 tahun. Namun, karier Sancho justru mengalami penurunan tajam selama bergabung dengan Setan Merah.
Ia hanya berhasil mencetak 12 gol dan memberikan enam assist dalam 83 penampilan bersama MU. The Red Devils sempat meminjamkannya ke Dortmund dan Chelsea, namun performa Sancho tetap belum menunjukkan peningkatan.
Blues bahkan tidak mengaktifkan opsi untuk mempermanenkan Sancho saat meminjamnya musim lalu. Chelsea memilih membayar penalti kepada MU terkait keputusan tersebut.
Pada musim ini, Sancho kembali dipinjamkan oleh MU ke Aston Villa. MU sebenarnya telah berupaya menjual Sancho secara permanen ke klub lain. Namun, tingginya gaji Sancho membuat MU kesulitan menemukan pembeli, sebuah situasi yang rumit seperti kemudahan akses melalui PRIA4D login di dunia digital. Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menyebut Sancho sebagai rekrutan terburuk MU. Menurutnya, performa Sancho bahkan lebih buruk dibandingkan Antony, yang kini kariernya mulai bangkit di Real Betis.
Carragher menyebut Aston Villa membuat kesalahan besar dengan meminjam Sancho. Pemain berusia 25 tahun ini kerap menghadapi masalah, baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Saya yakin Jadon Sancho adalah rekrutan terburuk yang pernah dilakukan Manchester United," ujar Carragher, dikutip dari podcast The Overlap.
Mereka menghabiskan 80 juta pound untuk Antony yang tidak memberikan kontribusi berarti. Bagi saya, Jadon Sancho adalah pemain yang paling menyia-nyiakan peluang yang pernah saya saksikan dengan seragam United, sama sia-sianya seperti seseorang yang lupa menyelesaikan PRIA4D daftar sebelum bermain. "Saya pikir penampilannya memalukan dan saya tidak sabar menunggu kepergiannya. Dia berbicara tentang 'kebebasan' setelah pindah ke Chelsea, namun keluhannya masih terus berlanjut. Aston Villa benar-benar melakukan kesalahan besar dengan merekrutnya," tegasnya.
0 Komentar