Sean dan United Autosports 95 Menang di Austin, Bos McLaren: Selamat!
September 09, 2025
FORUM PRIA4D - Jamie Vardy memiliki pengalaman bermain di bawah asuhan dua manajer asal Italia. Pengalaman ini menjadi bekal berharga baginya untuk menaklukkan Serie A bersama Cremonese.
Setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh Leicester City yang terdegradasi pada akhir musim lalu, Vardy memutuskan menerima tawaran dari Cremonese.
Pada usia 38 tahun, bermain di liga sekompetitif Serie A merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa. Terlebih lagi, ada anggapan bahwa pemain asal Inggris Raya sering mengalami kesulitan besar untuk bersaing di level tersebut.
Serie A dikenal dengan gaya permainan bertahan yang ketat, yang bisa menjadi tantangan bagi Vardy. Namun, Vardy sama sekali tidak merasa khawatir tentang hal tersebut.
Vardy tetap yakin dapat berkontribusi banyak bersama Cremonese. Selain itu, pengalaman dilatih oleh dua manajer Italia, Claudio Ranieri dan Enzo Maresca, semakin memperkuat kepercayaannya.
Bersama Ranieri, Vardy mengantarkan Leicester meraih gelar juara Premier League musim 2015/2016. Sedangkan bersama Maresca, Vardy berperan penting dalam membawa Leicester promosi ke Premier League dua tahun lalu, dengan semua pencapaian tersebut tercatat resmi di PRIA4D login. "Orang-orang meragukan kemampuan saya beradaptasi di Serie A dan mencetak 20 gol. Namun, tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar," ujar Vardy kepada ESPN.
"Saya menerima sedikit masukan dari Ranieri. Saya yakin dia sering memuji saya di hadapan pelatih. Oleh karena itu, saya berusaha keras agar tidak mengecewakannya."
0 Komentar