Kiper Man United Masih Bapuk walau Menang, Amorim: Mereka Juga Manusia
FORUM PRIA4D - Sektor kiper tetap menjadi masalah yang disorot walaupun Man United akhirnya meraih kemenangan pertamanya musim ini.
Kapten Bruno Fernandes mencetak gol penentu di menit tambahan waktu saat Man United mengalahkan Burnley akhir pekan kemarin.
Ruben Amorim akhirnya memiliki sesuatu untuk dirayakan setelah menjalani awal musim yang penuh gejolak di Setan Merah.
Baru mulai, Fernandes dkk sudah dicoba dengan kekalahan dari Arsenal, seri melawan Fulham, dan disingkirkan klub kasta keempat, Grimsby, di Piala Liga.
Kemenangan tipis 3-2 atas Burnley telah meninggalkan banyak teka-teki buat dipecahkan dan masalah untuk dihadapi. Kiper United, Altay Bayindir, kembali berandil melakukan kesalahan terhadap gol kedua Burnley di Old Trafford. Sebelumnya, kiper Turki itu bikin blunder yang mengakibatkan gol semata wayang buat Arsenal di pekan pertama Liga Inggris. Kemunculan kembali Andre Onana pun tidak banyak membantu. Kiper asal Kamerun merupakan aktor dalam rontoknya United lewat adu penalti di markas Grimsby. Amorim mengungkapkan kesulitan yang dihadapi timnya di awal musim.
"Kami berada pada momen ketika setiap lawan menguasai bola di dekat kotak penalti kami, mereka bisa mencetak gol," ucapnya mengeluhkan rapuhnya pertahanan. Para kiper terus membuat kesalahan besar. Kekeliruan terbaru dilakukan Bayindir. Dia gagal menangkap bola tembakan Loum Tchaouna secara solid saat melawan Burnley. Ia membiarkan bola bergulir kepada Jaidon Anthony, yang membuat The Clarets menyamakan skor menjadi 2-2. Seandainya tanpa blunder tersebut, United tak perlu memaksakan perjuangan dramatis sampai muncul gol penalti Fernandes di menit ke-90+7.
"Saya pikir sulit menjadi kiper Manchester United saat ini," kata Amorim, dikutip BolaSport.com dari BBC. "Mereka adalah manusia. Di Manchester United, segalanya selalu menjadi berita. "Semua orang membicarakan kiper." "Saya bisa saja mengganti kiper dan situasi tetap terjadi. Kami berada dalam momen itu." "Para pemain sedikit kesulitan dengan semua hal yang terjadi di sekitar klub." "Situasi itu adalah hal yang normal. Bukan hanya kiper. Saya pikir semua orang harus meningkatkan kualitas diri." "Namun, jelas jika para kiper terus melakukan kesalahan, hal itu akan berdampak negatif yang signifikan," ucap suksesor Erik ten Hag.
Rawannya pos penjaga gawang mungkin salah satu alasan mengapa United harus segera merampungkan negosiasi dengan kandidat kiper terbaru. Sehari jelang deadline bursa transfer, Senne Lammens (Royal Antwerp) dan Emiliano Martinez (Aston Villa) menjadi opsi serius untuk menambah kekuatan. Setan Merah bahkan sudah mencapai kesepakatan personal dengan Martinez. Tinggal menyelesaikan diskusi level klub soal nominal transfer dengan Villa. Kedatangan kiper baru menjadi urgensi karena United sudah ditunggu jadwal neraka pada September ini. Selepas jeda internasional, lawan mereka berikutnya adalah Manchester City di Etihad, Chelsea di Old Trafford, dan melakoni perjalanan ke Brentford.
Pencarian Terkait :
Kemenangan tipis 3-2 atas Burnley telah meninggalkan banyak teka-teki buat dipecahkan dan masalah untuk dihadapi. Kiper United, Altay Bayindir, kembali berandil melakukan kesalahan terhadap gol kedua Burnley di Old Trafford. Sebelumnya, kiper Turki itu bikin blunder yang mengakibatkan gol semata wayang buat Arsenal di pekan pertama Liga Inggris. Kemunculan kembali Andre Onana pun tidak banyak membantu. Kiper asal Kamerun merupakan aktor dalam rontoknya United lewat adu penalti di markas Grimsby. Amorim mengungkapkan kesulitan yang dihadapi timnya di awal musim.
"Kami berada pada momen ketika setiap lawan menguasai bola di dekat kotak penalti kami, mereka bisa mencetak gol," ucapnya mengeluhkan rapuhnya pertahanan. Para kiper terus membuat kesalahan besar. Kekeliruan terbaru dilakukan Bayindir. Dia gagal menangkap bola tembakan Loum Tchaouna secara solid saat melawan Burnley. Ia membiarkan bola bergulir kepada Jaidon Anthony, yang membuat The Clarets menyamakan skor menjadi 2-2. Seandainya tanpa blunder tersebut, United tak perlu memaksakan perjuangan dramatis sampai muncul gol penalti Fernandes di menit ke-90+7.
"Saya pikir sulit menjadi kiper Manchester United saat ini," kata Amorim, dikutip BolaSport.com dari BBC. "Mereka adalah manusia. Di Manchester United, segalanya selalu menjadi berita. "Semua orang membicarakan kiper." "Saya bisa saja mengganti kiper dan situasi tetap terjadi. Kami berada dalam momen itu." "Para pemain sedikit kesulitan dengan semua hal yang terjadi di sekitar klub." "Situasi itu adalah hal yang normal. Bukan hanya kiper. Saya pikir semua orang harus meningkatkan kualitas diri." "Namun, jelas jika para kiper terus melakukan kesalahan, hal itu akan berdampak negatif yang signifikan," ucap suksesor Erik ten Hag.
Rawannya pos penjaga gawang mungkin salah satu alasan mengapa United harus segera merampungkan negosiasi dengan kandidat kiper terbaru. Sehari jelang deadline bursa transfer, Senne Lammens (Royal Antwerp) dan Emiliano Martinez (Aston Villa) menjadi opsi serius untuk menambah kekuatan. Setan Merah bahkan sudah mencapai kesepakatan personal dengan Martinez. Tinggal menyelesaikan diskusi level klub soal nominal transfer dengan Villa. Kedatangan kiper baru menjadi urgensi karena United sudah ditunggu jadwal neraka pada September ini. Selepas jeda internasional, lawan mereka berikutnya adalah Manchester City di Etihad, Chelsea di Old Trafford, dan melakoni perjalanan ke Brentford.
Pencarian Terkait :


0 Komentar