Setelah Brandon dan Claudia, Kini Coach Timo Pancarkan Darah Biru Scheunemann di Timnas U-16 Putri Indonesia
FORUM PRIA4D - Timo Scheunemann menjadi nama terbaru dari keluarga tersebut yang berkontribusi untuk timnas Indonesia di segala level.
Trah Scheunemann sedang memancarkan pengaruh di sepak bola Indonesia, di sektor putra dan putri, di berbagai kelompok umur.
Di sektor putra, terdapat Brandon Scheunemann yang baru-baru ini memperkuat timnas U-23 Indonesia.
Pemain berusia 20 tahun itu membela PSIS Semarang, Persipura Jayapura, dan kini Arema FC di Super League 2025/26.
Bulan lalu, ia memenangi debut bersama timnas U-23 besutan Gerald Vanenburg di ASEAN Cup U-23 2025. Sebelum Brandon, sudah ada Claudia Scheunemann yang membela timnas putri Indonesia di berbagai kelompok umur. Claudia tercatat pernah membela timnas U-17, timnas U-20, hingga timnas senior putri Indonesia. Gadis yang baru berusia 16 tahun itu baru-baru ini mendapatkan kontrak profesional dari klub Liga Belanda, FC Utrecht Vrouwen. Brandon dan Claudia adalah saudara sepupu dalam keluarga Scheunemann.
Patron sepak bola dalam keluarga tersebut yaitu ayah Brandon, Timo Scheunemann. Coach Timo sebenarnya sudah lama malang melintang dalam sepak bola Tanah Air. Ia pernah melatih Persema Malang di Liga Primer Indonesia 2012, serta Persiba Balikpapan di Liga 1 2017.
Per tahun ini, ia ditunjuk PSSI menangani timnas U-16 putri Indonesia yang berlaga di ASEAN Cup U-16 Putri 2025. Pada Rabu (20/8/2025), Coach Timo menunjukkan tangan dinginnya dengan membawa Indonesia menang 6-0 atas Timor Leste. "Hari ini saya sangat mensyukuri bahwa bisa cetak enam gol," ujar Timo yang memang bergelut di pembinaan sepak bola junior. "Ada Nasywa (Salsabila Fatah) juga tampil sebagai man of the match, salah satu pemain yang sudah main di U-20." Sebelum turnamen, juru taktik berusia 51 tahun tersebut menekankan pentingnya kualitas pemain untuk membentuk kompetisi putri. "Kita tahu sepak bola putri sedang diperjuangkan untuk mendapatkan platform liga pro, tapi kita juga harus paham bahwa tidak mungkin ada liga pro kalau permainan tidak berkualitas," kata Timo Scheunemann. "Nggak bisa karena ini bisnis. Nggak mungkin ada yang datang kalau permainan tidak berkualitas." Patut ditunggu kontribusi lebih banyak dari trah Scheunemann dalam sepak bola Indonesia ke depan.
Pencarian Terkait :
Bulan lalu, ia memenangi debut bersama timnas U-23 besutan Gerald Vanenburg di ASEAN Cup U-23 2025. Sebelum Brandon, sudah ada Claudia Scheunemann yang membela timnas putri Indonesia di berbagai kelompok umur. Claudia tercatat pernah membela timnas U-17, timnas U-20, hingga timnas senior putri Indonesia. Gadis yang baru berusia 16 tahun itu baru-baru ini mendapatkan kontrak profesional dari klub Liga Belanda, FC Utrecht Vrouwen. Brandon dan Claudia adalah saudara sepupu dalam keluarga Scheunemann.
Patron sepak bola dalam keluarga tersebut yaitu ayah Brandon, Timo Scheunemann. Coach Timo sebenarnya sudah lama malang melintang dalam sepak bola Tanah Air. Ia pernah melatih Persema Malang di Liga Primer Indonesia 2012, serta Persiba Balikpapan di Liga 1 2017.
Per tahun ini, ia ditunjuk PSSI menangani timnas U-16 putri Indonesia yang berlaga di ASEAN Cup U-16 Putri 2025. Pada Rabu (20/8/2025), Coach Timo menunjukkan tangan dinginnya dengan membawa Indonesia menang 6-0 atas Timor Leste. "Hari ini saya sangat mensyukuri bahwa bisa cetak enam gol," ujar Timo yang memang bergelut di pembinaan sepak bola junior. "Ada Nasywa (Salsabila Fatah) juga tampil sebagai man of the match, salah satu pemain yang sudah main di U-20." Sebelum turnamen, juru taktik berusia 51 tahun tersebut menekankan pentingnya kualitas pemain untuk membentuk kompetisi putri. "Kita tahu sepak bola putri sedang diperjuangkan untuk mendapatkan platform liga pro, tapi kita juga harus paham bahwa tidak mungkin ada liga pro kalau permainan tidak berkualitas," kata Timo Scheunemann. "Nggak bisa karena ini bisnis. Nggak mungkin ada yang datang kalau permainan tidak berkualitas." Patut ditunggu kontribusi lebih banyak dari trah Scheunemann dalam sepak bola Indonesia ke depan.
Pencarian Terkait :


0 Komentar