ONE Championship - ONE Championship – Baru Akan Debut MMA, Si Dewa Kuncian Tye Ruotolo Sesumbar Habisi Adrian Lee di Ronde Awal
FORUM PRIA4D - Juara kelas welter submission grappling ONE Championship, Tye Ruotolo, siap membuktikan dominasinya di medan baru saat melakoni debut MMA melawan Adrian Lee di ONE Fight Night 35.
Dewa kunci-mengunci berusia 22 tahun ini akan mengakhiri penantian panjang para fans MMA pada Sabtu (6/9/2025) pagi WIB.
Lumpinee Stadium di Bangkok, Thailand, akan menyaksikan transformasi sang spesialis Brazilian jiu-jitsu menjadi petarung MMA.
Lawan dalam debutnya bukan main-main yakni seorang atlet muda jempolan yang berasal dari keluarga MMA tersohor.
Adrian Lee, yang baru menginjak usia 19 tahun, telah memenangi tiga laga sejak debutnya di ONE Championship pada tahun lalu. Tak hanya itu, dia juga selalu bisa mengunci lawannya pada ronde pertama. Di sisi lain, Ruotolo sendiri selalu menang dalam delapan laga grappling di ONE Championship sejak bergabung pada 2022. Predator kuncian asal Amerika ini telah meraih delapan kemenangan beruntun yang mengesankan termasuk atas mantan juara dua divisi MMA, Reinier de Ridder. Meski baru akan menjajaki MMA, Ruotolo tak ingin mempercantik rekornya dengan menghadapi lawan kaleng-kaleng. Dia langsung ingin menghadapi petarung terbaik yang ada di organisasi.
"Rencana saya adalah menyingkirkan petarung terbaik secepat mungkin, saya tidak tertarik untuk menghadapi lawan sekelas supir taksi," ungkap Ruotolo. "Rencana saya adalah menyingkirkannya dan mengakhiri pertarungan secepat mungkin dengan keahlian terbaik saya: jiu-jitsu." Pilihan menantang Adrian Lee bukan tanpa risiko mengingat sang lawan adalah jagoan muda dan adik dari Christian Lee serta Angela Lee, dua nama yang lama menyandang sabuk MMA di ONE Championship.
Selain bisa menang beruntun, di setiap kemenangannya, Lee juga selalu tampil impresif sehingga diganjar dengan bonus 50 ribu dolar AS (Rp800 juta) dari Chairman dan CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong. "Saya tidak menantang Adrian Lee karena dia lemah, saya menantangnya karena dia sangat bagus dan akan jadi kemenangan bagus di resume saya," tegas Tye Ruotolo. Meski dikenal dengan kuncian mautnya, Ruotolo tak hanya ingin disegani karena caranya membelit lawan. Dia justru ingin menunjukkan kemampuan striking baik lewat pukulan, tendangan, maupun serangan siku. "Ini akan jadi kejutan besar, saya tahu kemampuan striking saya dan siap mengujinya juga," lanjutnya. Ruotolo memprediksikan duel akan berakhir dengan dua skenario: kuncian kilat di menit pertama atau pertarungan striking yang berujung TKO atau submission di ronde kedua. Ambisi sang juara grappling tidak berhenti pada Adrian Lee karena dia bahkan terbuka menghadapi Christian Lee, kakak Adrian yang juga juara dua divisi ONE Championship. "Saya tahu dalam hati bahwa saya tidak takut pada siapa pun dan siap bertarung," tegasnya. ONE Fight Night 35 akan tayang pada Sabtu (6/9/2025) pagi WIB dan dapat disaksikan mulai pukul 08.00 WIB melalui platform streaming Vidio, YouTube dan Facebook ONE Championship secara gratis.
Pencarian Terkait :
Adrian Lee, yang baru menginjak usia 19 tahun, telah memenangi tiga laga sejak debutnya di ONE Championship pada tahun lalu. Tak hanya itu, dia juga selalu bisa mengunci lawannya pada ronde pertama. Di sisi lain, Ruotolo sendiri selalu menang dalam delapan laga grappling di ONE Championship sejak bergabung pada 2022. Predator kuncian asal Amerika ini telah meraih delapan kemenangan beruntun yang mengesankan termasuk atas mantan juara dua divisi MMA, Reinier de Ridder. Meski baru akan menjajaki MMA, Ruotolo tak ingin mempercantik rekornya dengan menghadapi lawan kaleng-kaleng. Dia langsung ingin menghadapi petarung terbaik yang ada di organisasi.
"Rencana saya adalah menyingkirkan petarung terbaik secepat mungkin, saya tidak tertarik untuk menghadapi lawan sekelas supir taksi," ungkap Ruotolo. "Rencana saya adalah menyingkirkannya dan mengakhiri pertarungan secepat mungkin dengan keahlian terbaik saya: jiu-jitsu." Pilihan menantang Adrian Lee bukan tanpa risiko mengingat sang lawan adalah jagoan muda dan adik dari Christian Lee serta Angela Lee, dua nama yang lama menyandang sabuk MMA di ONE Championship.
Selain bisa menang beruntun, di setiap kemenangannya, Lee juga selalu tampil impresif sehingga diganjar dengan bonus 50 ribu dolar AS (Rp800 juta) dari Chairman dan CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong. "Saya tidak menantang Adrian Lee karena dia lemah, saya menantangnya karena dia sangat bagus dan akan jadi kemenangan bagus di resume saya," tegas Tye Ruotolo. Meski dikenal dengan kuncian mautnya, Ruotolo tak hanya ingin disegani karena caranya membelit lawan. Dia justru ingin menunjukkan kemampuan striking baik lewat pukulan, tendangan, maupun serangan siku. "Ini akan jadi kejutan besar, saya tahu kemampuan striking saya dan siap mengujinya juga," lanjutnya. Ruotolo memprediksikan duel akan berakhir dengan dua skenario: kuncian kilat di menit pertama atau pertarungan striking yang berujung TKO atau submission di ronde kedua. Ambisi sang juara grappling tidak berhenti pada Adrian Lee karena dia bahkan terbuka menghadapi Christian Lee, kakak Adrian yang juga juara dua divisi ONE Championship. "Saya tahu dalam hati bahwa saya tidak takut pada siapa pun dan siap bertarung," tegasnya. ONE Fight Night 35 akan tayang pada Sabtu (6/9/2025) pagi WIB dan dapat disaksikan mulai pukul 08.00 WIB melalui platform streaming Vidio, YouTube dan Facebook ONE Championship secara gratis.
Pencarian Terkait :


0 Komentar