Barcelona dan Hobi Menang dengan Skor 2-0
Januari 04, 2026
Jakarta, PRIA4D - Kemacetan masih kerap terjadi di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan (Jaksel). Banyak pengendara mengeluhkan kemacetan parah, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja.
Kemacetan terjadi pada awal pekan ini dan juga terpantau di jalan tol.
Pantauan detikcom pada Senin (28/7/2025), antrean kendaraan tampak mengular panjang dari jalan layang (flyover) hingga hampir mencapai perempatan arah Lebak Bulus.
Kendaraan hanya dapat melaju dengan kecepatan lambat sekitar 5-10 kilometer per jam. Di beberapa titik, kendaraan bahkan hampir terhenti.
Kemacetan lalu lintas juga disebabkan oleh proyek penggalian. Penyempitan lebar jalan memaksa pengendara motor melewati celah sempit di area proyek tersebut.
Galian tersebut hampir menyempitkan lajur di Jalan TB Simatupang hingga setengahnya. Beberapa kali terdengar suara klakson dari pengendara.
Kemacetan di Jalan TB Simatupang hampir terjadi setiap hari. Para pengendara sering mengungkapkan rasa frustrasi dan kelelahan mereka.
Mereka mengaku selalu menghadapi kemacetan setiap kali berangkat dan pulang kerja. Kemacetan seolah menjadi rutinitas yang terjadi otomatis setiap pagi dan sore di sana.
"Wah, macetnya sampai Ampera Cilandak, ya. Pasti capek banget dan boros bensin juga," kata sopir taksi Bayu Agus (34).
Bayu melewati Jalan TB Simatupang setiap hari. Ia mengatakan bahwa kemacetan yang terjadi sering membuat penumpangnya merasa kesal.
"Kalau pagi, perjalanan sejam dari flyover ke Ampera bisa memakan waktu sampai satu jam. Nah, sore hari pun bisa memakan waktu 30 menit dari flyover ke lampu merah Ragunan, padahal jaraknya sebenarnya dekat," ujarnya.
Pengemudi ojek online (ojol), Tri Sutrisno (54), mengungkapkan bahwa ia sering menerima orderan dari kawasan TB Simatupang menuju Lebak Bulus. Namun, ia mengaku enggan mengambil pesanan di area tersebut kecuali jika sangat diperlukan.
"Iya, kalau kebutuhan sehari-hari tidak tersedia, saya malas lewat sana. Yang pesan harus menunggu lama, saya juga jadi lama mengerjakan pesanan," jelas Tri.
Tri melanjutkan, kemacetan di Jalan TB Simatupang sering menjadi topik pembicaraan di antara rekan-rekan ojolnya. Beberapa dari mereka bahkan memilih untuk mematikan aplikasi saat melintas di kawasan tersebut.
"Teman-teman ojol lainnya juga banyak yang enggan mengambil order di daerah itu karena kemacetannya yang parah," tegasnya.
0 Komentar