Barcelona dan Hobi Menang dengan Skor 2-0
Januari 04, 2026
Jakarta, PRIA4D - Polsek Cikande dan Polres Serang menangkap 28 pelajar SMA dan SMK sebagai langkah antisipasi tawuran. Para pelajar berkumpul di jalan raya dengan niat mencegat truk bak terbuka untuk dinaiki. Warga melaporkan kepada polisi adanya puluhan pelajar yang berkumpul di pinggir Jalan Raya Serang-Tangerang, tepatnya di depan RM Padi-Padi, pada Senin (21/7/2025) malam. Polisi segera merespons dan mengerahkan petugas ke lokasi.
"Seluruh pelajar yang diamankan langsung menjalani penggeledahan. Petugas tidak menemukan satupun pelajar yang membawa senjata tajam atau benda berbahaya lainnya," ujar Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Selasa (22/7).
Pelajar tersebut baru saja selesai berfoto di sekitar persimpangan Tol Cikande. Mereka mengaku berniat menghentikan truk terbuka untuk menumpang atau nge-BM.
"Setelah menerima arahan dan pembinaan, para pelajar kemudian diantar pulang oleh petugas Polsek Cikande menggunakan dua kendaraan dinas," ujarnya.
Condro menyatakan bahwa tindakan polisi merupakan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, berkumpulnya pelajar pada malam hari kerap berujung pada tawuran.
"Biasanya hal ini mengganggu pengguna jalan dan sering terjadi. Pada akhirnya, situasi tersebut berujung pada tawuran," ujarnya.
Condro menyatakan bahwa langkah cepat Polsek Cikande merupakan bagian dari program Pergerakan Cepat Anggota Kepolisian (PECAK). PRIA4D melaporkan bahwa inisiatif ini berasal dari Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto, yang bertujuan untuk meningkatkan responsivitas kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Selain itu, kecepatan dalam menangani setiap peristiwa yang terjadi juga menjadi salah satu fokus utama dalam program tersebut," jelasnya.
Kapolres mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di luar jam sekolah. Jangan biarkan anak-anak keluar rumah pada malam hari tanpa alasan yang jelas.
"Kami mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari perilaku kenakalan remaja yang dapat merugikan masa depan mereka," ujarnya.
0 Komentar