Senyum Kecut Francesco Bagnaia, Bersyukur Masih Bisa Naik Podium MotoGP Belanda 2025 Setelah Berbagai Penderitaan

FORUMPRIA4D - Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, mengambil hikmah positif setelah raihan podium tiga MotoGP Belanda 2025. Bagnaia lagi-lagi gagal menang setelah datang ke MotoGP Belanda 2025 dengan status juara bertahan. Alumni akademi balap Valentino Rossi, VR46 Academy, itu sejatinya menjadi jawara utama dalam balapan di Sirkuit Assen, Assen, Belanda, Minggu (29/6/2025). Bagnaia bukan hanya datang dengan label juara bertahan edisi tahun lalu, melainkan juga pemenang GP Belanda dalam tiga musim terakhir, 2022, 2023, dan 2024. Namun, kondisinya hampir mirip dengan MotoGP Italia 2025 pekan lalu. Dia gagal mempertahankan kemenangan setelah kalah dari Marc Marquez, kompatriotnya di Ducati Lenovo. Bagnaia sebetulnya memulai balapan utama hari Minggu (29/6/2025) dengan lesatan apik hingga berhasil memimpin. Namun di akhir lap kelima, tepatnya di sektor chicane terakhir, Bagnaia lengah dan tersalip Marquez. Momen itu menjadi awal mula petaka juara dunia MotoGP dua kali sepanjang balapan berjumlah 26 putaran. Pasalnya, Bagnaia sempat terus merosot hingga turun ke posisi kelima.
Bertubi-tubi dalam setiap putaran berikutnya, di sektor chicane terakhir dia selalu lemah. Disalip sesama teman alumni VR46 Academy, Marco Bezzecchi (Aprilia), kemudian disalip Pedro Acosta (KTM). Susah payah Bagnaia mempertahankan posisi di urutan kelima itu dari caplokan pembalap di belakangnya. Ada Maverick Vinales (KTM) dan duo Pertamina Enduro VR46, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio. Barulah di paruh kedua balapan, ketika sejumlah pembalap mulai kehabisan ban, pengelolaan Bagnaia yang lebih bagus akhirnya terbayarkan. Dia berhasil mencatatkan lap tercepat beberapa kali hingga puncaknya 1 menit 32,220 detik. Walau catatan waktu satu putaran yang hebat itu belum bisa membawa ke posisi terdepan, setidaknya Bagnaia berhasil memperbaiki posisi untuk memastikan raihan podium tiga setelah berbalik menyalip Acosta. "Hasil yang pahit manis ini, sejujurnya ya," kata Francesco Bagnaia tersenyum kecut di parc ferme. "Saya ingin lebih maksimal, namun saya menderita lagi," katanya. "Sebenarnya kalau soal kecepatan, sudah tidak buruk. Bahkan saya bisa mendekatkan jarak, saya sempat sangat dekat di baris depan." "Namun lagi-lagi saya kesulitan," kata Bagnaia. Kendati harus gagal mempertahankan posisi terdepan untuk ke sekian kalinya, pembalap asal Turin, Italia itu berusaha untuk tetap bersyukur. "Saya sudah mencoba semaksimal mungkin," kata Bagnaia. "Jadi lebih baik sekarang ambil sisi positifnya, bagaimanapun ini adalah akhir pekan yang bagus dan kami harus segera move on," tuturnya. Tantangan Francesco Bagnaia di seri berikutnya akan semakin berat untuk mengimbangi Marc Marquez. Seri ke-11 musim ini adalah MotoGP Jerman 2025 (11-13 Juli) yang digelar di Sachsenring, sirkuit kidal yang menjadi wilayah kekuasaan si Alien.

0 Komentar