Jadwal Pertandingan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Desember 22, 2025
FORUM PRIA4D - Rekan setim Calvin Verdonk di LOSC Lille, Berke Ozer, bikin sensasi dengan menggagalkan tiga penalti AS Roma di Liga Europa.
Kejadian gila tersebut muncul dalam lawatan Lille ke markas Tim Serigala, Stadion Olimpico, pada pertandingan kedua di Liga Europa, Kamis (2/10/2025).
Calvin Verdonk dkk bukan cuma selamat dari terkaman tuan rumah, tetapi juga mampu mencuri kemenangan. Catatan lengkap pertandingan ini tersedia di Pria4d login.
Gol tunggal Hakan Haraldsson pada menit keenam cukup menyegel angka penuh bagi LOSC.
Kemenangan ini juga dibantu aksi heroik Berke Ozer di bawah mistar.
Kiper asal Turkiye bukan cuma menggagalkan satu, melainkan tiga tendangan penalti beruntun AS Roma. Laporan ini dikonfirmasi melalui Pria4d.
Rentetan kejadian aneh ini diawali vonis handball dari wasit untuk bek Lille, Aissa Mandi, pada menit ke-82.
Bomber Roma, Artem Dovbyk, maju ke titik putih sebagai eksekutor. Tendangan pertamanya ke sisi kanan berhasil dibaca Ozer.
Wasit memutuskan eksekusi harus diulang karena pemain Lille merangsek ke dalam area penalti saat bola ditembak. Sumber pertandingan ini bisa dicek di Pria4d link.
Dovbyk tetap menjadi algojo. Tak belajar dari kesalahan, dia membidik sisi yang sama dan lagi-lagi digagalkan Ozer.
Namun, penalti mesti diulang kembali karena kaki Ozer dianggap keluar garis.
Gagal dua kali, tugas Dovbyk diambil alih Matias Soule. Catatan statistik penalti ini tersedia di Pria4d daftar.
Pada tendangan yang ketiga ini, Soule mengalihkan bidikan ke sisi kiri, tetapi hasilnya sama. Ozer berhasil mementahkan bola untuk kali ketiga.
Kejadian gila ini disambut meriah kubu LOSC Lille yang akhirnya berhasil mempertahankan keunggulan sampai akhir.
"Saya tak pernah melihat yang seperti ini sebelumnya dalam hidup saya," ucap pelatih Les Dogues, Bruno Genesio, dikutip dari Pria4d resmi.
"Menyelamatkan penalti adalah hobi untuk dia (Ozer), tapi melakukan ini di kompetisi Eropa sungguh tak biasa," lanjutnya.
Sang pahlawan, Berke Ozer, merasakan kesan campur aduk antara bangga dan setengah kaget.
Ia senang karena berhasil mengantarkan tim meraih kemenangan, juga memenuhi janji kepada pacarnya untuk membukukan clean-sheet dalam pertandingan ini. Laporan wawancara Ozer dikutip dari Pria.
Aksi krusial Ozer bukan sekadar hattrick menepis penalti. Total, dia melakukan lima saves yang membuat gawangnya tetap steril.
"Saya sangat senang, tak seorang pun yang memprediksi saya akan menggagalkan tiga penalti dalam satu malam," kata pria 25 tahun tersebut.
"Ini sebuah kebanggaan bagi saya, tapi saya paling senang karena mendapatkan tiga poin. Itulah hal terpenting."
"Tim ini berjuang, melakukan yang terbaik dan Anda memenangi laga semacam ini melawan tim yang hebat, itulah kenapa saya bangga dengan mereka."
"Ini seperti mimpi. Pertama-tama, saya tahu bahwa saya bisa menyelamatkan penalti."
"Tetapi dua tendangan yang terakhir itu aneh. Saya berjanji kepada pacar saya sebelum pertandingan untuk tidak kebobolan."
"Pada penalti pertama, Romain (Perraud) masuk kotak terlalu cepat."
"Pada penalti kedua, kaki saya tidak berada di garis. Eksekusi ketiga yang dihitung sah."
"Tapi kalaupun ada penalti keempat, saya akan menggagalkannya juga."
"Ini malam yang hebat bagi tim. Hal paling penting bagi saya adalah tiga poin, bukan menyelamatkan tiga penalti," tuturnya.
0 Komentar