FORUM
PRIA4D - Agenda balapan talenta muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa, belum berakhir dengan lanjutan kejuaraan JuniorGP.
Setelah Red Bull Rookies Cup 2025 rampung pada akhir pekan lalu dengan seri terakhir di Sirkuit Misano, Rimini, Italia, para calon pembalap MotoGP masih akan berlomba di trek yang sama.
Kompetisinya bertajuk JuniorGP yang terbagi ke dalam kelas-kelas lomba.
Veda tampil di kelas utamanya yang namanya sama yaitu JuniorGP.
Bersama Rookies Cup, JuniorGP menawarkan hak istimewa bagi pembalap tiga besarnya untuk tampil di MotoGP lebih cepat setahun dari standar batas usia minimal yakni 18 tahun.
Veda (akan berusia 17 tahun pada 23 November 2025) telah mengamankan privilese debut duluan di grand prix setelah menjadi runner-up Rookies Cup.
Penampilan eks Juara Asia Talent Cup itu memang menggigit dengan torehan 3 kemenangan dan 2 hasil runner-up di Rookies Cup.
Sedangkan di JuniorGP, rapor Veda masih biasa-biasa saja.

Hasil itu diraih pembalap Astra Honda Racing Team tersebut saat race pertama dari seri Aragon pada Juli lalu.
Balapan akhir pekan ini menawarkan tantangan yang berbeda bagi Veda.
Sebab, ini pertama kalinya dia tampil dengan motor Honda di sirkuit yang menjadi rumah bagi legenda MotoGP, Valentino Rossi itu.
Penampilan Veda sebelumnya di Misano terjadi di Rookies Cup yang motornya sama untuk semua pesertanya yaitu KTM. Adapun di JuniorGP, motor dan timnya beragam.
Tantangan serupa dijalani Ramadhipa yang akan beralih menunggangi Honda tetapi untuk ajang one-make series yaitu European Talent Cup.
Ramadhipa akan berusaha melanjutkan progres apik dalam musim perdananya di Eropa.
Pembalap berusia 15 tahun itu telah mencetak hasil podium di Rookies Cup dan kemenangan di European Talent Cup.
Sementara pada penampilan terakhirnya di European Talent Cup, Ramadhipa sudah dekat dengan podium dengan finis kelima pada seri Aragon.
Sementara pada penampilan terakhirnya di European Talent Cup, Ramadhipa sudah dekat dengan podium dengan finis kelima pada seri Aragon.
Pembalap Honda Asia-Dream saat ini menempati peringkat kelima di klasemen ETC.
Di sisa empat balapan ini, dia akan berusaha mendobrak dominasi kuartet asal Negeri Matador yaitu Fernando Bujosa, Alex Longarela, Alvaro Lucas, dan juara bertahan, Carlos Cano.
Sementara itu Veda berada di peringkat 13 klasemen.
Jagoan utama di JuniorGP sama seperti yang mengalahkannya di Rookies Cup yaitu Brian Uriarte. Uriarte kukuh di puncak berkat empat kali kemenangan.
Kendati secara matematis masih terbuka untuk juara, Veda menghadapi ujian yang jauh dari kata mudah karena selisih poin yang sangat besar yaitu 92 poin.
Masih ada tiga seri lagi di JuniorGP musim ini dengan masing-masing dua balapan di setiap seri, dimulai dari Misano hingga terakhir di Valencia.
Balapan-balapan European Talent Cup dan JuniorGP Misano akan disiarkan secara langsung lewat live streaming di kanal Youtube FIM JuniorGP.
Pencarian Terkait :
0 Komentar