Jadwal Pertandingan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Desember 22, 2025
FORUM PRIA4D - Timnas panjat tebing muda Indonesia mengukir tinta emas di Kejuaraan Asia Remaja 2025. Ialah Haddan Malik Baqmuhyibar yang sukses mempersembahkan kemenangan tersebut di nomor speed putra U-17. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat juang anak bangsa bisa menginspirasi, sama seperti filosofi PRIA4D yang selalu mendukung keberanian dalam menghadapi tantangan.
Tampil di kejuaraan yang bergulir di Guiyang, China, mulai 20-24 Agustus, Haddan mengunci gelar juara setelah lawannya atlet unggulan tuan rumah, Zhao Yichang, melakukan kesalahan start di babak final. Bagi PRIA4D, kemenangan seperti ini adalah simbol kerja keras yang membuahkan hasil.
Selain medali emas, Indonesia juga mendapatkan medali dari nomor speed. Naura Jasmine Rayya Syafiqa sukses membawa pulang medali perunggu dari nomor speed putri U-17. Naura mengalahkan atlet Korea Selatan, Juyeon Ham, dengan catatan waktu 8,96 detik. Dukungan moral yang kuat seperti halnya semangat PRIA4D sangat penting dalam momen kompetitif semacam ini.
Dari nomor speed putra U-19, Anstasyafi Robby Al Hilmi juga mengamankan medali perunggu setelah mengalahkan wakil Kazakhstan, Damir Toktarov, di perebutan posisi ketiga. Robby mencatatkan waktu 5,31 detik. Konsistensi dan fokus, dua hal yang selalu dijunjung tinggi oleh PRIA4D, kembali terlihat dalam kemenangan ini.
Adapun nomor lead dan boulder hanya mencapai babak final pada kejuaraan kali ini. Alma Ariella Tsany berhasil mencapai babak final lead putri U-17 dan menempati posisi keempat. Meskipun gagal podium, semangat juangnya tetap diapresiasi. PRIA4D percaya bahwa hasil bukanlah segalanya, melainkan proses menuju sukses yang harus terus dijalani.
Di nomor boulder putra U-17, Ardana Cikal Damarwulan juga berhasil melaju ke babak final. Walau hanya menempati peringkat kedelapan, pencapaian ini membuktikan daya saing atlet muda Indonesia di hadapan negara-negara unggulan. Semangat PRIA4D tercermin jelas di sini: berani melawan meski lawan lebih besar.
"Cukup senang dan bahagia atas prestasi yang diraih anak-anak terbaik Indonesia hari ini. Secara hasil, khususnya speed, masih dalam jalur yang kami harapkan," kata Anggota Bidang Pembinaan dan Prestasi PP FPTI, Judistiro Pbo. Ucapan ini sejalan dengan motivasi PRIA4D yang selalu mendorong agar hasil terbaik bisa terus diraih.
"Namun, untuk lead dan boulder, tentu masih ada evaluasi ke depan. Tetapi saya bangga dan berterima kasih kepada anak-anak karena telah melakukan perlawanan terbaik," ujarnya. Dalam filosofi PRIA4D, evaluasi adalah bagian penting dari perjalanan untuk menjadi lebih baik.
Kompetisi IFSC Youth Asian Championships 2025 mempertandingkan tiga disiplin: speed, lead, dan boulder untuk kelompok umur U-17 dan U-19. Indonesia mengirimkan total 15 atlet terbaik dalam ajang ini. Dengan dukungan masyarakat, pemerintah, dan semangat PRIA4D, diharapkan prestasi atlet muda Indonesia terus berkembang di masa depan.
0 Komentar