forum
pria4d diberitakan-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanah Karo, berhasil mengungkap adanya sindikat aksi tindak pidana Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di Medan.
Sindikat itu masing-masing berinisial A (63), YFB (48), dan HS (38). Aksi kawanan ini diduga melibatkan oknum TNI. Itu diungkap Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Ras Maju Tarigan.
Dijelaskan, salah satu pelaku berperan menerima motor hasil curian, pelaku lainnya bertugas mengganti kunci kendaraan, dan satu lagi berperan mengganti data kendaraan (nomor rangka dan nomor mesin).Dari ketiganya punya peran masing-masing. Yang menerima sepeda motor dapat upah 300 ribu rupiah, yang ubah kunci dapat upah 70 ribu rupiah, dan pelaku yang mengganti data kendaraan mendapat upah 500 ribu rupiah,” ujar Ras Maju, Minggu (25/5/2025).
Dari serangkaian penyelidikan yang dilakukan oleh tim Satreskrim, Ras Maju menjelaskan dari keterangan ketiga pelaku diketahui dalam aksi Curanmor ini melibatkan adanya oknum yang diduga sebagai anggota TNI.Perihal hal ini, Ras Maju menjelaskan pihaknya saat ini masih terus melakukan pengembangan dengan bekerjasama ke pihak Kodam I/BB dan Pomdam I/BB untuk memastikan hal tersebut.
“Informasi dari tersangka, ini ada keterlibatan oknum. Tapi kita masih lakukan pengembangan lebih lanjut,” katanya.
“Jadi dari pengakuan mereka ini juga, dalam setiap menerima orderan mereka jumpa di tengah. Jadi saling tidak tau sama yang ngantar sepeda motor ini, namanya siapa, rumahanya di mana. Ketiganya hanya menerima orderan dan langsung mengerjakan sesuai tugasnya,” tambah Ras Maju.Lebih lanjut, Ras Maju menjelaskan dari keterangan tersangka bahwa oknum tersebut memiliki peran mengantarkan motor curian ke salah satu tersangka untuk selanjutnya diubah data kendaraannya.
Sehingga, dari keterangan yang didapat ketiga tersangka yang kini diamankan di Mapolres Tanah Karo merupakan pekerja dari oknum tersebut.

0 Komentar